Cara Mengatasi Error 404 di WordPress Pemula

by Dewi Larasati
Cara Mengatasi Error 404 di WordPress Pemula

Cara Mengatasi Error 404 di WordPress Pemula

Kamu baru saja meluncurkan website WordPress, atau sudah berjalan beberapa bulan. Tiba-tiba pengunjung atau bahkan kamu sendiri mendapat pesan "Error 404 – Halaman Tidak Ditemukan" padahal halaman itu sebenarnya ada. Frustrasi, kan?

Error 404 adalah salah satu masalah paling umum di WordPress, terutama bagi pemula. Berita bagusnya: 90% kasus bisa diperbaiki sendiri tanpa menghubungi support hosting atau pembayaran tambahan. Artikel ini akan memandu kamu langkah demi langkah.

Apa Itu Error 404 dan Kenapa Terjadi?

Error 404 berarti server tidak menemukan halaman yang kamu minta. Di WordPress, ini biasanya disebabkan oleh masalah permalink (struktur URL halaman), plugin yang bermasalah, atau file .htaccess yang rusak.

Sebelum mulai, buka halaman yang error di browser. Perhatikan URL-nya. Misalnya:

  • www.sitemu.com/blog/cara-membuat-kue/ (halaman blog)
  • www.sitemu.com/about/ (halaman tentang)

Catat URL ini — kita akan butuh nanti.

Langkah 1: Periksa Pengaturan Permalink di WordPress

Penyebab paling sering error 404 adalah pengaturan permalink yang salah atau belum di-setup dengan benar.

Cara memeriksanya:

  1. Login ke dashboard WordPress kamu (biasanya www.sitemu.com/wp-admin).
  2. Di menu sebelah kiri, klik Pengaturan → Permalink.
  3. Nanti akan muncul halaman dengan beberapa pilihan struktur URL:
    • Plain (URL panjang dengan ?p=123)
    • Day and name (termasuk tanggal)
    • Month and name (termasuk bulan)
    • Numeric (hanya nomor)
    • Post name (paling rapi, hanya nama postingan)
    • Custom Structure (kamu buat sendiri)

Apa yang harus kamu lakukan:

Pilih "Post name" — ini adalah struktur paling umum dan paling aman untuk pemula. Setelah dipilih, klik tombol biru "Simpan Perubahan" di bawah.

Gambar: Halaman Pengaturan Permalink WordPress dengan opsi Post name dipilih

Peringatan: Jika website kamu sudah berjalan lama dan sudah banyak artikel, mengubah struktur permalink bisa membuat URL lama tidak berfungsi. Jika ini kasusmu, lanjut ke Langkah 3 dulu sebelum ubah pengaturan ini.

Langkah 2: Atur Ulang Permalink (Flush Permalink)

Setelah mengubah pengaturan permalink, WordPress perlu "menyegarkan" struktur URL-nya. Ini disebut flush permalink.

Cara melakukannya:

  1. Tetap di halaman Pengaturan → Permalink.
  2. Klik tombol biru "Simpan Perubahan" lagi (meskipun tidak ada yang berubah).
  3. WordPress akan secara otomatis menyegarkan struktur permalink.

Sekarang coba buka halaman yang error di browser baru. Refresh halaman (tekan Ctrl+F5 atau Cmd+Shift+R untuk membersihkan cache browser). Apakah error 404 sudah hilang?

Jika ya, masalah selesai! Jika tidak, lanjut ke Langkah 3.

Langkah 3: Periksa dan Perbaiki File .htaccess

File .htaccess adalah file konfigurasi server yang mengatur bagaimana URL ditampilkan. Jika file ini rusak atau hilang, halaman akan error 404.

Cara memeriksa:

  1. Buka File Manager di control panel hosting kamu (biasanya cPanel atau Plesk). Jika tidak tahu, tanya ke support hosting kamu: "Bagaimana cara akses File Manager?"
  2. Navigasi ke folder utama website kamu (folder yang berisi folder wp-content, wp-admin, wp-includes).
  3. Cari file bernama .htaccess. File ini mungkin tersembunyi. Di cPanel, klik Settings (gear icon) dan aktifkan "Show Hidden Files".

Jika file .htaccess ada:

  1. Klik kanan pada .htaccess → Edit.
  2. Cari baris yang dimulai dengan # BEGIN WordPress dan berakhir dengan # END WordPress.
  3. Hapus semua isi file, lalu ganti dengan kode ini:
# BEGIN WordPress
<IfModule mod_rewrite.c>
RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteRule ^index\.html$ - [L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . /index.php [L]
</IfModule>
# END WordPress
  1. Klik Save dan tutup editor.

Jika file .htaccess tidak ada:

  1. Buat file baru bernama .htaccess.
  2. Salin kode di atas ke dalam file.
  3. Upload ke folder utama website.

Peringatan: Jika kamu tidak nyaman dengan File Manager, minta bantuan support hosting. Mereka biasanya bisa membantu gratis.

Sekarang coba buka halaman yang error lagi. Sudah normal?

Langkah 4: Nonaktifkan Plugin Satu Per Satu

Jika langkah 1–3 belum berhasil, mungkin ada plugin yang bermasalah. Plugin cache atau SEO sering menjadi penyebab.

Cara memeriksa:

  1. Di dashboard WordPress, klik Plugin di menu sebelah kiri.
  2. Kamu akan melihat daftar semua plugin yang aktif.
  3. Nonaktifkan satu plugin dengan klik Nonaktifkan. Tunggu 10 detik.
  4. Buka halaman yang error lagi. Apakah sudah normal?
  5. Jika belum, aktifkan kembali plugin tadi dan coba nonaktifkan plugin lain.
  6. Ulangi sampai kamu menemukan plugin mana yang menyebabkan error.

Setelah menemukan plugin penyebabnya, kamu punya dua pilihan:

  • Ganti dengan plugin lain yang lebih stabil.
  • Hubungi developer plugin untuk laporan bug.

Langkah 5: Periksa Kategori dan Tag yang Kosong

Kadang error 404 terjadi karena halaman kategori atau tag tidak memiliki postingan. Ini jarang terjadi, tapi perlu dicek.

Cara memeriksa:

  1. Di dashboard, klik Postingan → Kategori.
  2. Lihat kategori mana yang tidak memiliki postingan (kolom Postingan menunjukkan angka 0).
  3. Hapus kategori kosong dengan klik Hapus.
  4. Lakukan hal yang sama untuk Tag di menu Postingan → Tag.

Tips Cepat untuk Mencegah Error 404

  1. Jangan ubah URL postingan setelah dipublikasikan — ini akan membuat URL lama error 404. Jika harus ubah, gunakan plugin Redirection untuk mengalihkan URL lama ke URL baru.

  2. Gunakan plugin cache yang tepat — plugin seperti WP Super Cache (gratis) atau Litespeed Cache biasanya aman. Hindari plugin cache yang tidak terkenal.

  3. Backup website secara rutin — jika terjadi masalah, kamu bisa restore. Cek dengan support hosting tentang fitur backup otomatis.

  4. Update WordPress, plugin, dan tema secara berkala — update sering memperbaiki bug yang bisa menyebabkan error 404.

Langkah Berikutnya

Setelah error 404 teratasi, pastikan:

  1. Test semua halaman penting — buka halaman beranda, blog, tentang, kontak. Pastikan semuanya normal.
  2. Periksa Google Search Console — jika website sudah terdaftar di Google, lihat apakah ada laporan error 404. Performa URL di hasil pencarian juga dipengaruhi oleh Core Web Vitals, jadi pastikan situs kamu sehat secara teknis setelah perbaikan. Biasanya error akan hilang dalam beberapa hari setelah kamu memperbaiki.
  3. Monitor error di masa depan — gunakan plugin MonsterInsights (versi gratis) untuk memantau error di website.

Jika setelah semua langkah ini error 404 masih ada, hubungi support hosting kamu dengan informasi:

  • Kapan error mulai terjadi?
  • Halaman mana yang error?
  • Sudah coba langkah apa saja?

Support hosting akan lebih mudah membantu dengan informasi spesifik ini.

Semoga website kamu kembali normal! Jangan ragu untuk ulangi langkah-langkah ini atau bertanya di komunitas WordPress Indonesia jika ada yang kurang jelas.